Mengenal Gustav Robert Kirchoff


Assalamu'alaikum.. kali ini kita akan mengupas sedikit tentang biografi dari Gustav Robert Kirchoff.. mungkin kalian sering mendengar namanya saat belajar di sekolah.

            Gustav Robert Kirchoff adalah seorang fisikawan Jerman yang sangat besar kontribusinya pada pemahaman konsep dasar teori rangkaian listrik, spektroskopi dan emisi radiasi benda hitam yang dihasilkan oleh benda-benda yang dipanaskan. Dia menciptakan istilah “benda hitam” pada tahun 1862. Terdapat 3 konsep fisika berbeda yang kemudian dinamai dengan namanya, “Hukum Kirchoff”, masing-masing dalam teori rangkain listrik, termodinamika, dan spektroskopi.

            Gustav Kirchoff dilahirkan di Konigsberg, Rusia Timur (sekarang Kaliningrad, Rusia), putra dari Friedricch Kirhoff, seorang pengacara, dan Johanna Henriette Wittke. Dia lulus dari Universitas Albertus Konigsberg pada tahun 1847 dan menikahi Clara Richelot, putri dari profesor matematikanya, Friedrich Rihelot. Pada tahun yang sama, mereka pindah ke Berlin, tempat ia menerima gelar profesor di Breslau (sekarang Wroclaw).

            Kirchoff mmerumuskan hukum rankaian yan sekarang digunakan pada rekayasa listrik pada tahun 1845, ketika ia masih berstatus mahasiswa. Ia mengusulkan hukum radiasi termal pada tahun 1859 dan membuktikannya pada tahun 1861. Di Breslau, ia bekerjasama dalam studi spektroskopi dengan Robert Bunsen. Dia adalah penemu pendamping dari caesium dan rubidium pada tahun 1861 saat mempelahari komposisi kimia matahari via spektrumnya.

            Pada tahun 1862, dia dianugrahi medali Rumford untuk risetnya mengenai garis-garis spektrum Matahahari dan pembalikan garis-garis terang pada spektrum cahaya buatan.

            Dia berperan besar pada bidang spektroskopi dengan merumuskan tiga hukum yang menggambarkan komposisi spektrum optik objek-objek pijar berdasar pada penemuan David Alter dan Anders Jonas Angstrom.

                    Ketiga hukum Kirhoff dalam spektroskopi tersebut, yaitu :

Jika suatu benda cair atau gas bertekanan tinggi dipijarkan, akan menghasilkan cahaya dengan spektrum kontinu.
Jika suatu benda gas bertekanan rendah dipijarkan, akan menghasilkan cahaya dengan emisi berupa garis-garis terang pada panjang gelombang yang diskret (pada warna tertentu), bergantung pada tingkatan energi atom-atom yang dikandung gas tersebut.
Jika spektrum kontinu dilewatkan pda suatu benda gas dingin bertekanan rendah, akan menghasilkan cahaya dengan spektrum serapan berupa garis-garis gelap pada panjang gelombang yang diskret, bergantung pada tingkatan energi atom-atom yang dikandung gas dingin tersebut.

Komentar